Kepala BLK Kompetensi Bekasi Ma’mur Rizal bersama peserta pelatiah grafik desain

 

Penulis : Erwan Mayulu

NAKERONLINE.COM – Balai Latihan Kerja Komptensi Bekasi menjalin kerjasama dengan 30 indutri yang ada di Bekasi untuk menyerap para peserta pelatihan di dunia kerja.

Kepala BLK Kompetensi Bekasi Ma’mur Rizal pada wartawan yang berknjung ke BLK Mandii, belum lama ini, menyebukan, kerjasama ini menghasilkan penyerapan hasil didik ke dunia industry mencapai 100 persen.

Bekasi dikenal sebagai salah satu kawasan indsutri tekemuka di Indonesia. Terdapat sejumlah kawasan industry di daerah ini. Khusus untuk pelatihan pada pekeja, industry di daerah itu membentuk Forum Industri Bekasi. Lewat forum ini ,BLK Kompetnsi Bekasi menjalin kerjasama baik dalam hal penyerapan lulusan BLK maupun dalam hal modul pelatihan. Masukan yang diberikan oleh Forum Industri sangat bermafaat bagi BLK,karena materipelatihan yang diberikan pada anak didik benar – benar dibutuhkan oleh industry.

Hasilnya, menurut Ma’mur Rizal, lulusan BLK Mandiri Bekasi, tererap di dunia industry dengan level upah tertinggi.

BLK Kompetensi dibawah binaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat yang khusus melatih para pencari kerja yang terdidik, yaitu lulusan SMA/SMK atau sederat.. Outputnya untuk memenuhi kebutuhan industry yang banyak tersebar di derah Bekasi dan sekitarnya seperti Purwakarta, Kerawang dan daerah lainnya. Bahkan sejumlah peserta pelatihan dari daerah lain seperti Sumedang, Lembang, Cianjur. Penyebaran asal pesertapelathan ini karena system pendaftaran dilakukan secara online dandapat diakukan di dinas – dinas tenaga kerja di Provinsi maupun daerah.

Bidang pelatihan yang diberikan di BLK Kompetnsi ini, menurut Ma’mur Rizal, adalah bidang – bidang yang diminati dan terbuka lowongan pekerjaannya antara lain otomotif, desain grafis, pengelasan. Seluruhnya terdapat 8 kejuruan yang disediakan dengan kekuatan 8 orang instrktur.

Besarnya minat peserta, terkendala oleh keterbatasan perankat yang belm memadai, jumlah instruktur dan keterbatasan dana dari APBN dan APBD. Sehingga BLK Komunitas hanya mampu melatih 800 orang per tahun. Peserta dariluar kota diberikan pelatihan dan penginapan sedangkan pelatihan yang tidak diasramakan diberika kesempatan untuk tetap menginap di asrama BLK, namun tidak mendapat makan malam. Mereka hanya mendapatkan makan siang.

Pada masa pandemic, karena dilakukan refosusing anggaran untuk penanganan Pandemik Covid-19, BLK Komunitas Bekasi tidak mendapatkan kucuran dana dari alokasi APBD, namun tetap mendapatkan aloasi pelatihan sebanyak 240 orang dari anggara APBN. Dari jumlah yang dilatih itu, sebanyak 124 orang telah melaporkan telah bekerja. Diperkirakan seluruh peserta pelatihan terserap di pasar kerja bak bekerja di perusahaan maupun bekerja secara mandiri, namun mereja tidak melapor balik ke BLK.

Sejak tahun 2018-2020 saja, BLK Komptensi Bekasi menghasilkan 1.968 lulusan dan 1.013 di antaranya telah bekerja.

Untuk tahun 2021 ini, BLK Kompetensi Bekasi akan melatih 464 siswa lulusan SMK/SMA yang berusia 18-24 tahun dalam 8 kejuruan. Tiap angkatan diikuti 16 orang untuk pelatihan sekitar 2 bulan, dengan jam belajar mulai pukul 8 pagi sampai pukul 15 siang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *